Kisah asmara sang kapten persib bandung lilis yamaini pendukung persija

39
0
SHARE
Jakarta-betawipost.com, kisah asrama sang kapten persib bandung Atep Rizal dengan LILIS Yamaini punya kenangan tersendiri dengan Jakarta. Itu karena pemain yang berposisi sebagai winger tersebut pernah membela tim ibu kota, Persija Jakarta.

Atep rijal pernah Berseragam Macan Kemayoran2004-2008, Atep pun mendapatkan pujaan hatinya di Jakarta. Adalah Lilis Yamaini, yang merupakan suporter dari Persija dan orang asli Jakarta.
Lilis asli Jakarta dan dulu bagian dari The Jakmania, pendukung Persija Jakarta. Namun kisah asmaranya membawanya ke Bandung. Bersama suaminya yang selama enam musim membela Persib, ia ikut larut besama bobotoh merayakan Persib Bandungjadi juara Liga Super Indonesia (LSI).
“LANTAS bagaimana kisah asmara anak Bandung dan Jakarta ini bisa bersatu di tengah perseteruan suporter Persib dan Persija selama 10 tahun? Bukan halangan bagi mereka, cinta telah menyatukan mereka.
“Saya dulu kerja dan sering menonton Persija karena asli Jakarta dan suporter Persija juga. Saya juga ngefans sama Bepe (Bambang Pamungkas). Waktu itu kebetulan katanya ada pemain muda sekaligus pemain baru, katanya dari Bandung, dan saya datang ke stadion untuk lihat,” ujar Lilis.
Sebelum bermain di Persib Atep memang sempat merumput bersama Persija. Lilis berkisah pertemuan dengan dambaan hatinya. Dia bisa berkenalan dengan Atep lewat teman Atep. Perkenalannya itu berlangsung setelah dia menjalankan salat magrib.
“Tadinya saya tolak. Tapi atas saran pengurus Persija, akhirnya saya kenalan sama Atep,” ujar Lilis. Dari situlah pertemuan mereka terjalin.
Mulai kenalan, berbincang, bertemu, kemudian pacaran dan akhirnya menikah.
“Setelah perkenalan itu, saya jadi sering bertemu di mes Persija dan semakin dekat,” ujarnya.
Kisah cinta mereka ibarat film yang mengisahkan percintaan seorang bobotoh dan seorang The Jak, awal 2000-an.
“Ya, mirip gitu, tapi ini mah antara pemain dan The Jak,” ujar Lilis seraya tertawa.
Atep kemudian diminta pulang untuk membela klub Kota Bandung, Persib. Mereka pun harus menjalani long distance relationship untuk sementara waktu. Namun rupanya, sang kapten tidak membiarkan gadis pujaannya menunggu lama di Ibu Kota.
“Dia bilang kalau pulang ke Bandung akan segera menikahi saya,” ujar perempuan berkulit putih ini.
Janji sang kapten ditepati. Ketika ia bermain di Persib, ia langsung meminangnya.
“Saya menikahi Lilis waktu bermain setengah musim pertama di Persib,” ujar Atep seraya tersenyum.
Lilis semringah, sang pujaan hati menepati janjinya. Pernikahan pun berlangsung.
“Alhamdulillah, sekarang kami sudah dikarunia dua anak, Nakesya Amira Grabiela dan Alicia Zakira Ramadhani,” katanya.
Kini, Lilis telah tinggal di Bandung, mendampingi sang kapten selama enam musim. Di musim keenamnya, Atep membawa juara.
“Setelah juara, senang aja dan bahagia. Rezeki keluarga setelah nunggu selama 6 musim. Setiap hari, Aa selalu mendoakan Persib juara dan akhirnya kami sekeluarga bisa merasakannya,” kata Lilis.
Lilis pun mengaku sudah kerasan tinggal di Bandung. Meski begitu, ia agak waswas karena di musim transfer ini bisa saja Atep hengkang.
“Jangan pindah, di Bandung aja. Istri sama keluarga pengen Aa tetap di Bandung, enggak mau, jangan ke Persija atau ke mana pun,” kata Lilis.
Suka-duka menjadi seorang pendamping seumur hidup sang kapten telah ia rasakan. Suasana getir dan sedih jika Persib kalah selalu mewarnai kehidupan rumah tangga mereka.
“Sebagai istri, saya kasih semangat dia melebihi apa pun. Saya sering wanti-wanti dia jaga kesehatan, jangan terlalu capek, karena di Bandung beda dengan yang lain, apalagi sekarang setelah champion, banyak sekali agenda dia. Tapi saya tetap kasih support sama dia,” ujarnya.
Kekalahan Persib dalam sebuah laga jelas adalah hal duka bagi Lilis.
“Dukanya enggak ada sih sebenarnya, cuma saya suka ikut sedih kalau Persib kalah. Kalau Persib kalah dan dia pulang ke rumah, dia sering merasa sedih, sebagai istri saya juga turut merasakannya,” kata dia.
Kehadiran Lilis dan anak-anak sudah tentu jadi pelipur lara sang kapten jika timnya kalah.
“Keluarga, khususnya anak-anak, embangkitkan mental dia. Dia bisa seharian di rumah sama anak-anak kalau lagi di rumah, main PS,” kata perempuan kelahiran 1984 itu
.
Harapannya musim depan, tentu saja, Persib kembali juara dan Atep tetap berada di Persib.
“Persib juara lagi, Aa tetap di Bandung karena kami beli rumah di sini, nyaman di sini, rezekinya di sini dan betahnya di sini,” kata Lilis mengakhiri pembicaraan.

Warning: A non-numeric value encountered in /home/betawipo/public_html/wp-content/themes/Newsmag/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY