Puisi anak betawi

49
0
SHARE

Di tanah ini
Kita ada sejak 5000 tahun sebelum masehi
Sejak moyang kita keluar dari gua-gua di tepian sungai
Dari Ciliwung,Citarum,Cisadane
Kali tirem,Kali adem,Kali Pesangrahan
Leluhur kita bangkit menatap rembulan menyapa matahari
Mengajarkan kita tentang sabda alam dan kuasa Maha Sejati

Di Tanah ini,
Berbagai bangsa belahan bumi pernah menetap datang dan pergi
Merangkai mu’amalah sampai menjajah negeri
Beranak pinak membentuk rumpun mahkota hati
Membentuk kita membentu budaya Kaum Betawi

“Sekarang
Kita berdiri tegak merangkul dalam menyambut kehidupan,
Kita persembahan ondel-ondel,lenong,palang pintu, tari topeng
Tari cokek,tari doger sampe tari nanjak ganjen
Kita ciptakan tanjidor,keroncong dan gambang keromong
Rebana,gambus,samrah,gambang rancag,zapin
Kembang rampe,kembang lembah sari,ngarojeng
Pencak silat,sohibul,sampe kotebang
Kita persembahkan maha karya peradaban untuk manusia dan untukmu
Indonesia

 

“Daun salam daun papaya
Daun pinangsia bawa ke kota
Salam ukhtuwah batawiah
Untuk Indonesia tercinta”

Pagi hari,ketika angin berhembus mengiring ke muara
Nafas kehidupan menggeliat bergemuruh kadang menyesakan dada
Hilir mudik kendaraan,lalu lalang manusia berlomba mengais rejeki menghalau kemiskinan
Jutaan bibir perempuan bergetar berdoa mengiring ijtihad suami mencari nafkah
Sungguh potret sunnatullah berbingkai ikhtiar menaklukan kerasnya Ibukota
Di tanah ini kita berjuang bertahan untuk tidak ditelan zaman

Alhamdulillah,
Ketika gelap datang dan lampu-lampu mulai berbinar mengganti siang mengisi kehidupan malam
Kita masih mendengar sayup-sayup suara takbir,adzan,tadarus tarilul qur’an
Kita masih menyaksikan nyai kita,mpo kita bermukenah sujud kepada
Sang Khalik Maha Pencipta,berurai air mata
Kita masih menyaksikan engkong kita.babe kita, abang kita,tafakkkur bermunajat
pada MU ya Robbul A’la

Kita masih menyaksikan surau-surau,langgar-langgar,masjid-masjid,berdzikir menggemaskan kebesaran asma MU ya Robbana

Kita masih menyaksikan Kyai,Ulama taqorubban ilalloh berbait da’wah
Ud’uu ilaa robbika bihikmah wai mau’idzotil hasanah
Qolbu bergetar berpijak istiqomah untuk tidak tergelincir dalam kubangan dosa.

Syukur hamba MU Wahai Zat yang Maha Tinggi
Yang menakdirkan hamba lahir sebagai putera betawi
Yang menjaga hamba sebagai mujahid mujahid islami
Yang menuntun hamba menjadi iman berhias akhlakun Nabi
Yang memelihara budaya hamba sejalan dengan ajaran as-samawi

“Ketanah tinggi memburu rusa
Sebelum zuhur dapatnya tiga
Budaya betawi budaya bangsa
Warisan leluhur yang wajib kita jaga”

Hari ini, kita telah resmi sebagai putera asli daerah
Hari ini , budaya kita telah resmi jadi tuan rumah di ibukota
Kita shohibbul wilayah Jakarta
Bismillah,mari majuin orangnya majuin budayanya
Kita rempung menjunjung harkat dan marwah kaum kita masa demi masa
Kita bangkit mengukir ari depan penuh makna
Betawi Tanah Ulama Negeri Fathan Mubina
Hidup Betawi Hidup Indonesia!

 

Karya  H ODING


Warning: A non-numeric value encountered in /home/betawipo/public_html/wp-content/themes/Newsmag/includes/wp_booster/td_block.php on line 353

LEAVE A REPLY